Hallo Agan...Kadang kita sering sekali kesulitan mengidentifikasi apakah virus, kuman atau basil termasuk makhluk hidup atau benda tak hidup. Untuk sanggup mengetahuinya kita harus mengetahui apa saja itu ciri-ciri makhluk hidup. Setiap makhluk hidup mempunyai ciri-ciri yang membedakannya dengan makhluk tak hidup. Untuk mengetahui apa saja ciri-ciri makhluk hidup baca artikel dibawah ini gan!
1. Bergerak
![]() |
image by: konsultankolestrol. com |
Semua makhluk hidup sanggup bergerak. Manusia dan binatang sanggup bergerak bebas atau berpindah tepmpat dengan mudah. Untuk bergerak, insan dan binatang memerlukan sarana bantu untuk bergerak yang disebut alat gerak. Alat-alat gerak makhluk hidup sanggup berupa kaki untuk berjalan dan berlari, sayap untuk terbang dan sirip untuk berenang.
Baca juga: Pembangkit tistrik tenaga tumbuhan
Sedangkan gerak pada tumbuhan hanya dilakukan oleh sebagian tubuhnya saja sehingga tidak terlihat kalau tumbuhan sedang bergerak. Contoh gerak pada tumbuhan yaitu ujung batang bergerak ke arah datangnya cahaya, akar bergerak ke bawah tanah untuk menembus tanah, daun putri aib akan menguncup jikalau disentuh, bunga matahari selalu memnikuti arah datangnya cahaya matahari dan lain-lain.
2. Memerlukan kuliner (nutrisi)
![]() |
hewan memerlukan makanan |
Makanan dan air merupakan kebutuhan bagi semua makhluk hidup. Makanan berfungsi untuk menghasilkan energi untuk beraktivitas, pertumbuhan, dan mengganti sel-sel tubuh makhluk hidup yang rusak. Sedangkan air berfungsi sebagai zat pelarut dalam tubuh.
Setiap makhluk hidup mempunyai cara yang berbeda-beda untuk mencari makan, contohnya insan dan binatang jikalau makan maka mereka membutuhkan makhluk lain sebagai sumber kuliner sedangkan tumbuhan sanggup menciptakan makanannya sendiri dengan cara fotosintesis.
Oleh sebab itu, Manusia dan binatang sering disebut makhluk hidup heterotrof yaitu makhluk hidup yang membutuhkan makhluk lain sebagai sumber kuliner dan tumbuhan disebut makhluk hidup autotrof yaitu makhluk hidup yang sanggup menciptakan makanannya sendiri.
3. Peka terhadap rangsang (Iritabilitas)
![]() |
putri aib mengucupkan daunnya |
Semua makhluk hidup sanggup bereaksi terhadap perubahan yang terjadi di sekitarnya. Reaksi ini timbul jikalau ada rangsangan dari lingkungan. Rangsangan sanggup berupa cahaya, panas, dingin, bau, sentuhan, rasa , gravitasi, dan lain-lain. Manusia dan binatang memakai indra untuk mengetahui adanya rangsangan. Misalnya mata peka terhadap cahaya. Telinga peka terhadap suara, kulit peka terhadap panas dingin, tekanan, dan indra-indra lain-lainnya.
Sedangkan tumbuhan tidak mempunyai indra ibarat insan dan hewan, tetapi tumbuhan tetap peka terhadap rangsangan. Misalnya ujung batang selalu menghadap ke arah cahaya, ujung akar tumbuh ke bawah sebab rangsangan daya gaya gravitasi, putri aib mengatupkan daunnya jikalau disentuh, tumbuhan kantong semar akan menutup kantongnya jikalau ada serangga yang masuk, dan lain-lain. Sikap makhluk hidup yang bisa menanggapi rangsangan dari lingkungan disebut iritabilitas.
4. Bernapas (respirasi)
Bernapas (respirasi) merupakan proses mengambil oksigen dari lingkungan dan mengeluarkan gas karbon dioksida dari tubuh. Oksigen dipakai untuk mengubah zat kuliner menjadi energi secara kimiawi. Energi yang dihasilkan digunakanan untuk melaksanakan banyak sekali acara tubuh.
Manusia bernapas dengan dengan paru-paru. Hewan yang hidup di darat juga bernapas dengan paru-paru, contohnya kucing, tikus, ayam, kambing,kuda, kelinci, dll. Hewan air umumnya bernapas dengan insang contohnya ikan mujaer, ikan lele, ikan tuna, ikan gabus, ikan hiu, dll. Ada juga binatang air yang bernapas dengan paru-paru biasaya mereka yaitu mamalia air contohnya paus dan lumba-lumba dan duyung. Ada juga binatang yang bernapas degan kulit contohnya cacing dan serangga yang bernapas dengan trakea contohnya belalang.
Sedangkan tumbuhan, bernapas mengambil oksigen melalui lubang-lubang kecil pada daun yang disebut stomata dan udara pernapasan tumbuhan keluar masuk juga melalui lubang-lubang kecil di batang yang disebut lentisel.
5. Tumbuh dan berkembang
Semua makhluk hidup mengalami yang namanya tumbuh dan berkembang. Pertumbuhan dimulai dari kecil sampai menjadi besar. Bayi yang kecil gres lahir akan tumbuh menjadi bawah umur kemudian menjadi remaja dan orang dewasa. Anak binatang yang semula kecil seiring waktu akan tumbuh menjadi besar ibarat induknya. Biji tumbuhan yang ditanam akan tumbuh menjadi kecambah dan kemudian menjadi tumbuhan besar.
Dengan demikian kita tahu bahwa tumbuh yaitu pertambahan ukuran dari besar ke kecil dan tidak sanggup kembali ibarat semula. Pertumbuhan tersebut terjadi sebab adanya penambahan jumlah dan pembesaran pada sel-sel penyusun tubuh. Untuk tumbuh makhluk hidup memerlukan kuliner atau nutrisi.
Makhluk hidup juga mengalami perkembangan, biasanya yang berkembang dari makhluk hidup yaitu perilaku, sifat dan pemikiran. Misalnya pikiran kita akan semakin cukup umur seiring bertambahnya umur.
6. Mengeluarkan zat sisa (ekskresi)
Setelah beraktivitas biasanya tubuh kita akan berkeringat. Demikian pula dikala udara panas, sebaliknya dikala udara dingan kita akan sering ke kamar mandi untuk membuang urine. Keingat dan urine merupakan pola zat sisa yang dikeluarkan oleh makhluk hidup. Ada pula karbon dioksida dan uap air yang dikeluarkan dikala kita bernapas, dan feses hasil organ pencernaan.
Pengeluaran zat sisa oleh makhluk hidup disebut ekskresi. Ekskresi sangat Diperlukan oleh tubuh sebab zat sisa mengandung racun dan harus dikeluarkan dari dalam tubuh sebab jikalau tidak, akan mengganggu kinerja tubuh kita.
Baca juga: Sistem ekskresi yang terjadi pada ginjal
7. Berkembang biak (reproduksi)
Ayam bertelur menghasilkan anak ayam, kelinci melahirkan anak kelinci, kuda melahirkan anak kuda, sapi melahirkan anak sapi, dan insan melahirkan anak manusia. Dari individu-individu tersebut mereka menjelma banyak individu. Itulah yang disebut berkembang biak (reproduksi). Semua makhluk hidup sanggup berkembang biak. Tujuan makhluk hidup berkembang biak yaitu untuk melestarikan jenisnya dan terhindar dari kepunahan.
Cara berkembang biak makhluk hidup berbeda-beda ada yang secara kawin (generati)f artinya, ada insiden peleburan sel sperma dengan sel telur atau secara tak kawin (vegetatif). Contoh secara kawin yaitu ayam bertelur, sapi melahirkan anak, kuda beranak sedangkan yang secara tak kawin contohnya tunas pada pohon pisang, tunas padab ambu, tunas pada hydra, membelah diri pada cacing pipih dan lain-lain.
8. Beradaptasi dengan lingkungan
Pernahkan agan melihat kucing atau anjing tidur? Mereka menggulungkan badannya dikala tidur bukan? Apakah mereka menggulungkan badannya pada hari yang panas? Perhatikan juga unta yang menimpan lemak dipunuknya. Tumbuhan kaktus yang mempunyai daun berbentuk duri yang kecil untuk mengurangi penguapan, teratai yang mempunyai daun lebar untuk mempercepat pengupan sebab beliau hidup di daerah yang berair. Pohon jati mengugurkan daunnya dikala isu terkini kemarau.
Semua pola diatas yaitu bahwa makhluk hidup sanggup mengikuti keadaan dengan lingkungannya. Kemampuan makhluk hidup yang sanggup menyesuaikan diri dengan lingkungannya disebut adaptasi.
Dari uraian diatas kita sanggup menyimpulkan bahwa ciri-ciri makhluk hidup adalah Bergerak, Memerlukan makanan, Peka terhadap rangsang (Iritabilitas), Bernapas (respirasi), Tumbuh dan berkembang, Mengeluarkan zat sisa (ekskresi), Berkembang biak (reproduksi), Beradaptasi dengan lingkungan.
Demikian artikel dari saya wacana 8 Ciri-Ciri Makhluk Hidup biar bisa bermanfaat bagi agan sekalian.